Kata-kata Motivasi Pemulihan Jiwa 2 dari Dedy Susanto

kata, motivasi, pemulihan, jiwa, dedy, susanto

Bapak Dedy Susanto merupakan praktisi pemulihan jiwa yang sudah sangat berpengalaman. Beliau juga adalah penulis buku Pemulihan Jiwa 1-7. Dalam bukunya, beliau sering menuliskan kata-kata motivasi yang sangat menyentuh perasaan. Berikut ini adalah kata-kata motivasi pemulihan jiwa 2 dari bapak Dedy Susanto.

  • Cintailah dirimu jauh lebih tinggi daripada menyayangi apa yang dirimu miliki.
  • Senikmat apa pun sesuatu, nanti akan terasa biasa saja, itulah kehampaan hidup. Tanpa rasa syukur hidup ini tanpa warna.
  • Menganggap diri lebih penting dari masalah, ini yang membuat kita tetap bisa menghargai diri.
    Bila kurenungkan hidup ini, sungguh merasa beruntung, setiap embusan napasku adalah kebahagiaan.
    Kerinduannya agar anaknya sukses dan bahagia, kekal selamanya, meskipun ia telah tiada.
  • Aku punya wewenang untuk mengendalikan perasaanku, sebab memang demikian seharusnya, demi kebahagiaan hidupku.
  • Setiap perasaan yang muncul, meskipun bersifat negatif, bukanlah untuk dilawan, tapi untuk dikendalikan dengan baik.
  • Apapun yang telah Tuhan percayakan kepadaku harus kusyukuri dan kujagai, selain hanya dinikmati, termasuk fikiranku, aku bertanggung jawab untuk memeliharanya.
  • Sebuah rasa yang kurasakan adalah bukti bahwa aku makhluk Tuhan yang indah, dapat merasa adalah anugerah, kupakai sebaik-baiknya.
  • Berpasangan atau tidak bukanlah hal yang baik atau buruk, selama aku memiliki cinta, maka aku layak dicintai.
    BUAT KAMU YANG DIKHIANATI PACAR
  • Orang yang menyakiti aku membuat aku mengerti bahwa aku sudah berada pada pilihan yang salah, terima kasih Tuhan atas petunjuk Mu yang telah memperbaiki kehidupanku
  • TRAUMA DENGAN HUBUNGAN CINTA ?
    Terhadap cinta aku tidak anti, aku hanya telah salah mengambil keputusan, pernah menjalin cinta dengannya yang ternyata tidak benar-benar mencintaiku. Jadi, aku masih mengharapkan datangnya cinta sejati
  • Bila aku mencintai masa depanku, aku pasti mampu merelakan masa lalu, ia telah berlalu, masa depan lebih penting.
  • Apapun yang telah diciptakan, dapat dipulihkan saat ia menjadi rusak, termasuk jiwa kita
  • Apa yang aku rasakan menentukan apa yang dapat kukerjakan dan kualami
  • Caraku memandang diriku menentukan caraku memandang dunia
  • Setiap orang butuh pujian, bahkan saat seseorang mengatakan “Aku tidak butuh pujian sama sekali” dengan begitu pun sesungguhnya ia sedang butuh pujian bahwa ia ternyata hebat sekali bekerja dan mencapai prestasi dan sama sekali tidak butuh pujian, sungguh hebatnya dia, di tulisan ini pun secara ilmiah saya sedang memuji dia.
  • Di dalam diri manusia terdapat sebuah sistem, dengan mengerti pola bekerjanya, Anda dapat bertanggung jawab atas tubuh dan jiwa Anda dengan lebih baik
  • Orang yang sayang pada dirinya, tidak akan membiarkan dirinya mendengar dan melihat yang negatif, sebab ia sadar bahwa dirinya hanya untuk menyimpan hal yang aman.
  • Banyak hal yang tidak kumengerti dalam hidup ini, namun satu hal sangat kumengerti bahwa aku pasti bisa melewati semuanya.
  • Setiap perasaan yang Anda rasakan, ada pemicunya, Anda tentu saja dapat menciptakan pemicu-pemicu atas perasaan-perasaan yang membaikkan kehidupan.
  • Hidup ini adalah misteri, sungguh. Hal seindah apa pun akan berlalu juga.
  • Jangan terlalu mengikatkan diri pada kebahagiaan. Sebab terlalu menginginkan kebahagiaan juga dapat membawa ketidakbahagiaan.
  • Biarkan ia mengalir, saat bahagia itu datang…ya disyukuri dan dinikmati.
  • Saat bahagia itu usai pun jalani saja, inilah hidup.
  • Suatu kenikmatan akan terasa kurang bila kenikmatan yang lebih besar datang.
    Lalu keinginan pun muncul untuk mendapatkan hal yang lebih baik. Hal ini akan terus menerus menjebak.
    Tulisan ini bukan mencegah Anda dari meraih kebahagiaan…bukan sama sekali. Saya hanya ingin membagi pengalaman, bahwa biarkan skenario berjalan dengan baik. Saat ketidakbahagiaan datang, jangan merasa tersiksa. Kalaupun Anda merasa menderita itu pun hal yang wajar, juga tidak boleh dipertanyakan. Nikmati saja ! ”Ngomong sih enak !” Iya saya tahu memang tidak gampang . Namun, dalam ketidakbahagiaan kita bisa belajar, betapa nikmat dan berharganya kebahagiaan saat dia datang.
  • Perkuat ketegaran hidup Anda !

Sering-sering ucapkan kalimat-kalimat terapi berikut ini.

  • Katakan, “Aku pasti bisa melewati semua persoalan, tak ada masalah yang berat selama aku yakin dan tenang.”
  • Katakan, “Aku merindukan kehidupan yang damai, hari ini menjadi saksi, aku berkenan memaafkan orang-orang yang menyakitiku.”
  • Katakan, “Aku sayang pada diriku sendiri, dan sekarang memutuskan untuk melepaskan diri dari kesedihan, demi kebahagiaanku”
  • Katakan, “Masa lalu memang ada, namun ia telah berlalu, masa depan lebih penting, aku ikhlaskan masa laluku.”
  • Katakan, “Aku bertanggung jawab pada diriku sendiri, kukerjakan apa pun yang aku bisa demi segera meraih sukses ! Aku pasti bisa !!”
  • Katakan, “Aku sangat senang menjadi diri sendiri, selalu ingin mensyukuri keberadaanku”
  • Katakan, “Aku punya seluruh potensi penting yang aku perlukan untuk mencapai sukses. “
  • Katakan, “Hidupku semakin bertambah sukses setiap hari, keberuntungan selalu menyertaiku, Aamiin.”
  • Katakan, “Aku percaya aku mampu melakukan hal-hal besar, aku punya semua potensi yang dibutuhkan untuk meraih sukses.”
  • Katakan, “Lebay itu tidak baik buat kesehatanku, hari ini aku berkomitmen untuk menguasai perasaanku.”
  • Katakan, “Demi kebahagiaan dan ketenangan hidup, aku memilih untuk belajar menguasai perasaanku.”
  • Katakan, “Masa depanku lebih penting daripada perasaan sedih murahan ini, yang hanya numpang lewat.”
  • Katakan, “Aku percaya masa depanku pasti indah, dengan ini kuteguhkan hatiku untuk merelakan masa lalu, aku bisa !!”
  • Katakan, “Aku sadar kehidupanku sangat berharga, kuhiasi jiwaku dengan rasa syukur dan hatiku tenang.
  • Katakan, “Setiap masalah pasti akan berlalu, aku memilih untuk sabar dan berdoa serta melakukan apa yang bisa kulakukan.”
  • Katakan, “Setiap kesedihan mengajarkan diriku untuk tegar, aku relakan hati untuk diproses menjadi dewasa.”
  • Katakan, “Inilah diriku yang sesungguhnya, diri yang sabar, diri yang tegar…aku bangga pada diriku sendiri.”
  • Katakan, “Aku menyerahkan hal-hal yang tak dapat kupikirkan kepada Tuhan agar hatiku tenang.”
  • Katakan, “Sekarang aku telah mampu menguasai perasaanku, demi kehidupan yang lebih baik.
  • Katakan, “Aku yakin akan kemampuanku, aku pasti bisa selesaikan pekerjaan sesulit apapun dengan bahagia, aku bisa !!!”
  • Katakan, “Dari masa lalu aku belajar arti ketegaran hidup, masa depanku pasti indah! Aku yakin !”
  • Katakan, “Aku selalu mampu menenangkan perasaan setiap menghadapi masalah, karena ada kekuatan dari Tuhan”
  • Katakan, “Sebagai bukti dari rasa sayangku pada masa depanku, dengan ini aku ikhlaskan masa lalu.”
  • Katakan, “Hal tidak baik yang dilakukan orang lain padaku, tidak akan berhasil menyentuh jiwaku, sebab diriku tegar!”
  • Katakan, “Semoga hidupku menjadi semakin baik setiap hari, bertambah dewasa dan semakin sukses, amin.”
  • Katakan, “Aku selalu bisa bersyukur pada kondisi apa pun, percaya bahwa di dalam masalah sekalipun tetap ada kebaikan dibaliknya.
  • Katakan, “Aku sanggup melakukan hal besar, aku mampu selalu berfikir positif!!”
  • Katakan, “Aku sudah tenang, merasa aman karena semuanya akan baik-baik saja”
  • Katakan, “Aku penting! Aku enggak mau menjadi sedih untuk hal yang enggak penting.”
  • Katakan, “Sekarang aku semakin mengerti, enggak mudah kecewa lagi untuk hal-hal yang enggak penting. “
  • Katakan, “Aku mendapatkan kekuatan setiap ingat keluargaku…aku pasti sukses demi mereka.”
  • Katakan, “Aku mencintai hidupku dan pekerjaanku. Kuringankan langkahku untuk memulai aktifitas…aku semangat.!”
  • Katakan, “Tidak ada lagi pekerjaan yang sulit, asal punya niat dan diupayakan.”
  • Katakan, “Aku tenang…sudah tenang…aku tahu semuanya akan baik-baik saja…ya Tuhan tolonglah aku.”
  • Katakan, “Sekarang aku sudah bisa tenang, sudah ikhlas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *