Cara Menghargai Waktu dengan Mengubah Kebiasaan Menunda

cara, mengubah, kebiasaan, waktu, menunda, pekerjaan, sukses, jadwal

Pada dasarnya waktu merupakan hal yang sangat berharga dalam kehidupan. Sesungguhnya waktu yang sudah berlalu tidak akan pernah kembali lagi, makanya tidak heran kalau banyak orang mengatakan waktu itu adalah uang.

Dalam kehidupan ini sering kali kita tidak menghargai waktu yang kita miliki. Ketika ada pekerjaan, kita lebih memilih untuk menundanya, akibatnya pekerjaan tersebut menjadi tidak terselesaikan. Jika hal ini sudah menjadi kebiasaan maka kita akan sulit untuk merubahnya. Dan, nantinya hal itu bisa berdampak terhadap kesuksesan kita.

Pada umumnya orang yang sukses itu adalah orang-orang yang menghargai waktunya. Coba kita perhatikan kebiasaan orang-orang di negara maju seperti Jepang. orang Jepang sangat menghargai waktunya, jika kita perhatikan penumpang kereta api di Jepang, kebanyakan dari mereka menyibukkan dirinya dengan membaca buku.

Setiap hari kegiatan mereka sudah terjadwal dengan baik. Mereka tidak suka menunda pekerjaan, mereka sangat menghargai waktu yang mereka miliki. Meskipun begitu, mereka tetap melakukan refreshing ataupun liburan. Bedanya dengan kita, mereka itu melakukannya dengan terarah.

Untuk itu, pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan cara mengatasi kebiasaan menunda agar hidup kita menjadi lebih terarah. Untuk mengatasi kebiasaan menunda, tentunya kita harus mengetahui apa yang menyebabkan seseorang itu terbiasa untuk menunda suatu pekerjaan.

Menurut Tung Desem Waringin ada 4 hal yang membuat seseorang itu terbiasa menunda yaitu capek, perfeksionist, tidak tahu caranya dan tidak fokus. Adapun cara untuk mengatasi 4 hal tersebut yaitu sebagai berikut :

1. Karena Lelah

Pada dasarnya lelah itu disebabkan oleh kondisi badan kita yang kurang fit. Untuk mengatasi lelah tersebut adalah dengan mengurangi konsumsi daging dan perbanyak konsumsi sayur segar, buah segar. Selain itu, perbanyak juga minum air putih. Hal ini akan membuat tubuh kita menjadi fit kembali.

2. Karena Perfeksionist

Sifat perfeksionis adalah sifat yang menginginkan hasil yang sempurna untuk suatu pekerjaan. Sifat perfeksionis ini sering kali membuat orang jadi menunda pekerjaannya. Karena sifat perfeksionist ini, seseorang jadi kebanyakan mikir, sehingga dia tidak melakukan tindakan apapun.

Supaya kita tidak perfeksionist, caranya kerjakan saja dulu. Mengenai hasilnya, itu akan tergantung seberapa besar progres kita. Jika kita terlalu ingin hasilnya sempurna maka fokus kita tidak akan beranjak dari hal tersebut. Akibatnya, kita jadi mengabaikan hal-hal penting lainnya.

Jadi, tidak usah pikirkan hasilnya dulu, tapi kerjakanlah dengan fokus dan terarah. Mengenai hasilnya, nanti bisa kita evaluasi di kemudian hari. Dengan begitu, kita tidak membuang waktu yang ada.

3. Tidak tahu caranya

Sering kali orang menunda suatu pekerjaan karena tidak tahu caranya. Jika kita tidak tahu caranya, kita perlu bertanya kepada orang yang lebih tahu. Misalnya, kita ingin mendalami ilmu komputer tapi kita tidak tahu caranya, akibatnya kita jadi malas untuk mempelajarinya.

Untuk mengatasi hal tersebut, kita bisa bertanya dengan orang yang sudah mahir komputer. Selain itu, kita bisa beli buku, ebook atau video tutorial yang membahas tentang itu, atau bisa juga dengan mengikuti kursus.

Jangan biarkan fikiran kita tertanam mindset negatif yang mengatakan aku tak mampu, aku tak bisa. Hal ini akan membuat kita jadi menunda suatu pekerjaan. Pada dasarnya selalu ada cara untuk mengerjakan sesuautu, kita hanya perlu bertanya kepada yang terbaik atau orang yang lebih berpengalaman di bidang itu. Jadi, jangan malu untuk bertanya jika kita tidak tahu caranya.

4. Tidak fokus

Tidak fokus juga sangat berpengaruh bagi seseorang dalam menunda pekerjaan. Sering kali orang menunda pekerjaan dikarenakan stres memikirkan masalah kehidupannya, baik itu masalah keluarga, pacar, teman dan lain-lain

Sering kali orang menyesali masa lalu yang pahit, sehingga membuat dia trauma, stres dan depresi. Cara mengatasinya adalah dengan mengendalikan fikiran kita dengan baik.

Coba selesaikan masalah kita disaat masalah itu terjadi, sehingga kita tidak akan memikirkannya lagi di kemudian hari. Dengan begitu, masalah tersebut tidak menganggu fokus kita dalam melakukan suatu pekerjaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *